Adalah aku.
Aku yang terus-terusan berpikir bahwa sedang beruntung
Entah berapa kali lipat karena sudah diberi kesempatan untuk merasakan bahagia dengan kamu.
Aku yang terus-terusan berpikir bahwa sedang beruntung
Entah berapa kali lipat karena sudah diberi kesempatan untuk merasakan bahagia dengan kamu.
Sering.
Teramat sering sosok aku ini pesimis.
Pesimis jika nantinya bukan aku, bukan aku sosok yang kamu impikan untuk menjadi seorang pendamping. Pendamping hidup, dan pendamping rentamu nanti.
Teramat sering sosok aku ini pesimis.
Pesimis jika nantinya bukan aku, bukan aku sosok yang kamu impikan untuk menjadi seorang pendamping. Pendamping hidup, dan pendamping rentamu nanti.
Entah.
Entah apa yang ada di pikiran kamu
tentang aku, yang mungkin dan sangat mungkin punya banyak
kekurangan yang sama sekali tidak pantas kamu banggakan.
Entah apa yang ada di pikiran kamu
tentang aku, yang mungkin dan sangat mungkin punya banyak
kekurangan yang sama sekali tidak pantas kamu banggakan.
Aku ini adalah sosok egois.
Yang sama sekali tidak ada keinginan membagi kamu dengan yang lain.
Yang sama sekali tidak ada keinginan membagi kamu dengan yang lain.
Panggil aku ini bodoh, jika memilih
hidup bahagia, tapi bukan dengan kamu.
hidup bahagia, tapi bukan dengan kamu.
Aku ini adalah sosok yang ke-kamu-kamu-an.
Yang sama sekali tidak menyesal memperjuangkan segalanya tentang kamu.
Yang sama sekali tidak menyesal memperjuangkan segalanya tentang kamu.
Panggil aku ini bodoh, jika sedang berjuang, tapi bukan memperjuangkan kamu.
Aku punya beberapa lembaran lama tentang hidup, yang banyak mengajariku banyak hal, terutama tentang cinta.
Bahwa sebenar-benarnya cinta adalah memiliki. Dan hati yang mungkin tidak sengaja patah, adalah resiko terbesarnya.
Bahwa sebenar-benarnya cinta adalah memiliki. Dan hati yang mungkin tidak sengaja patah, adalah resiko terbesarnya.
Aku suka skenario Tuhan mempertemukan kita.
Aku di mana, kamu di mana.
Tuhan memang Maha Bisa.
Mendekatkan kita yang awalnya jauh, tentu bukan satu hal yang sulit.
Aku di mana, kamu di mana.
Tuhan memang Maha Bisa.
Mendekatkan kita yang awalnya jauh, tentu bukan satu hal yang sulit.
Beruntungnya aku.
Created by: Fahmi Amir Mu'minin
Created by: Fahmi Amir Mu'minin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar