Kamis, 19 November 2020

TWITTER LUNCURKAN FITUR STORY SEPERTI INSTAGRAM, BEGINI CARA PAKAINYA!

Twitter baru saja meluncurkan fitur baru untuk para penggunanya bernama Fleets pada Selasa, 17 November 2020. Fitur ini disebut-sebut mirip IG Story atau Instagram Story. Dalam artikel ini akan dijelaskan cara membuat Twitter Story.

Sama halnya dengan Instagram Story, Fleets memungkinkan penggunanya untuk membuat tweet yang akan hilang atau terhapus setelah 24 jam. Meski begitu, fitur Fleets ini tidak digunakan untuk me-retweet, like, atau membalas tweet secara publik.

Pengguna lainnya hanya dapat berinteraksi atau menanggapi Fleets dengan cara direct message (DM) layaknya Instagram dan Snapchat. Sebelumnya, fitur ini pertama kali diuji coba di Brazil pada awal tahun 2020.

Twitter mengungkapkan, dibuatnya fitur ini dengan tujuan agar pengguna yang tidak nyaman men-tweet karena terlalu publik dan permanen. Apalagi dengan adanya tekanan jumlah Retweet dan Like sehingga dibuatlah Fleets untuk mengurangi tekanan publik tersebut. Lalu, bagaimana cara menggunakan Fleets? dilansir dari suara.com jaringan terkini.id, Kamis, 19 November 2020.

Berikut cara membuat Twitter story.


Update atau perbarui aplikasi Twitter Anda dengan aplikasi Twitter versi terbaru di Playstore maupun iOS ke versi 8.71.0.

Setelah di update, maka fitur Fleets akan muncul di bagian atas layar aplikasi Twitter atau website. Tampilan Fleets mirip dengan Instagram Story dengan ikon (+).

Kemudian, Anda sudah bisa langsung membuat konten berupa video, foto, teks, atau mengunggah foto dan video dari galeri ponsel. Meski begitu, fitur yang ditampilkan pada Fleets belum selengkap Instagram Story. Misalnya belum ada boomerang, filter, maupun Gif.

Pengguna lainnya dapat merespons Fleets Anda dengan cara memberikan emoji, like, atau membalas Fleets dengan mengetuk dua kali. Lalu, pengguna akan diarahkan ke direct message (DM).


Selain Fleets, ada juga fitur terbaru Twitter yakni News Camera, namun fitur ini baru bisa digunakan oleh beberapa akun saja. Pada fitur ini, pengguna Twitter hanya perlu menggeser layar ke kiri saat akan menggunakan fitur News Camera.


News Camera memungkinkan Anda untuk memotret, video, hingga live streaming. Selain itu, ada juga kolom teks untuk menjelaskan objek yang dipotret atau divideo. Terdapat fitur ‘add location’ juga untuk memberikan informasi pada pengguna lainnya.


Seperti itulah cara membuat Twitter story, fitur baru Twitter mirip IG Story.

- Fahmi Amir

Rabu, 04 November 2020

TAK HANYA PS5, TERNYATA ADA JUGA FILTER INSTAGRAM IPHONE 12. BERIKUT CARA PAKAINYA.

PlayStation 5 bukan satu-satunya filter boks perangkat elektronik yang tersedia di Instagram Stories. Pengguna ternyata juga dapat memasang filter kardus iPhone 12 untuk pamer ke follower-nya.

Filter Instagram Stories itu bernama iP12, dan diciptakan oleh pemilik akun @zacwzd. Sama seperti filter PS5 yang dibuat oleh akun @aroneverything, filter iPhone 12 ini menggunakan teknologi augmented reality (AR) yang dapat menampilkan kardus smartphone Apple yang mirip dengan aslinya.


Untuk kamu yang ingin seolah-olah sudah memiliki iPhone 12 di Instagram melalui filter ini, kamu cukup mengikuti langkah berikut ini:


Buka aplikasi Instagram, lalu tekan tab "Your story"


Geser deretan filter hingga ujung sampai ketemu opsi "Browse Effect" dan tekan


Ketik "iP12", nanti akan muncul filter "iP12 from zacwzd"


Tekan "Try It", lalu arahkan kamera ke area yang ingin kamu letakan gambar kardus PS5 itu


Kamu bisa memperkecil atau memperbesar sesuai dengan keinginan, pastikan agar ukurannya tampak masuk akal dengan posisi yang presisi agar terlihat lebih realistis


Kalau kamu ingin membuat video, cukup tekan tombol shutter Instagram Stories di bagian tengah bawah seperti biasa.


Setelahnya bisa klik tombol "Send to" dan "Share" untuk mempublikasi Instagram Stories tersebut

Dengan filter tersebut, para follower kamu di Instagram bakal tertipu dan mengira kamu sudah lebih dulu memiliki iPhone 12. Padahal, hingga saat ini keempat iPhone 12 belum diketahui kapan dirilis di Indonesia.

- Fahmi Amir

BOCORAN IPHONE 13 SUDAH BERDERAR! BAGIMANA SPESIFIKASINYA?

Tentu saja masih terlalu dini untuk mendapatkan konfirmasi tentang seri iPhone 13. Namun demikian, tidak pernah terlalu dini untuk memiliki spekulasi. Ingatlah bahwa Mac Otakara secara akurat membocorkan iPhone 12 pada Desember 2019 lalu, hanya beberapa waktu setelah iPhone 11 hadir dan kini beberapa dari bocorannya terbukti benar.
Sementara untuk iPhone 13, menurut laporan terbaru, detail pertama dari iPhone 13 sekarang tersedia. Informasi tersebut berasal dari prototipe yang bocor. Secara prototipe, secara keseluruhan desainnya mirip dengan iPhone 12. Namun, ada beberapa penyempurnaan.
Ini berasal dari gadget leakers @ JiorÄ«ku di Twitternya. IPhone 13 disebutkannya kemungkinan akan tetap menggunakan desain yang familiar dengan iPhone 12 saat ini. Hal itu termasuk desain bingkai datar dan persegi.
Selain itu, disebutkan juga kalau iPhone 13 akan tetap menggunakan versi rangka tengah aluminium dan baja tahan karat, tergantung pada spesifikasinya.
Seperti iPhone 12, versi yang lebih mahal akan menggunakan rangka tengah baja tahan karat.
Leaker itu juga mengklaim bahwa orang yang ingin menggunakan Face ID dan Touch ID di iPhone baru mungkin kecewa. Ini karena prototipe iPhone 13 saat ini tidak menggunakan teknologi sidik jari di layar.
Namun sekali lagi kami tegaskan, ini hanya prototipe yang sedang dikembangkan. Paket versi ritel terakhir belum ditentukan, dan semuanya mungkin terus berubah.
Ada juga spekulasi bahwa iPhone generasi mendatang mungkin menggunakan layar refresh tinggi 120 Hz. Tentunya kita akan mengalami peningkatan hardware pada iPhone 13, namun spekulasi saat ini hanya berbicara tentang desain iPhone 13. Melalui sumber lain, Mobilebd.co, iPhone seri teranyar itu bakal meluncur pada September tahun depan.

-Fahmi Amir

PENGEN JADI SELEBGRAM? BERIKUT TIPSNYA, GAMPANG BANGET!!!

Bagi Anda yang memiliki hobi fotografi tentu sudah tidak asing dengan media sosial Instagram. Media sosial dengan sekitar 700 juta pengguna ini mampu menyedot perhatian dengan  layanan yang memungkinkan penggunanya untuk berbagi foto dan video secara publik atau pribadi. Media sosial yang awalnya dianggap sebagai aplikasi anak muda ini kini mulai dianggap sebagai salah satu alat promosi yang jitu. Berbagai cara dilakukan untuk menaikkan jumlah followers dan likes namun tidak semua cara mampu memberikan hasil yang signifikan.

Penggunaan media sosial Instagram sebagai salah satu alat promosi tentu bukanlah tanpa alasan. Instagram merupakan salah satu media sosial terpopuler dimana sekitar 60 juta foto atau gambar yang dibagikan dan 1.6 milyar likes yang diberikan setiap harinya. Selain itu, dalam sebuah riset oleh Forrester Research di tahun 2014 menemukan bahwa pengguna Instagram 58 kali lebih mungkin memberikan likes, berkomentar, atau berbagi foto sebuah merek dibandingkan pengguna Facebook dan 120 kali dibandingkan pengguna Twitter.

Untuk dapat menggunakan Instagram sebagai alat promosi dengan lebih efisien tentu Anda harus memiliki jumlah followers dan likes yang cukup signifikan. Bagi pengguna yang baru memulai atau yang sudah memiliki akun tetapi jumlah followers-nya tidak terlalu signifikan atau jumlah likes minim, tentu akan membuat mereka berkecil hati.

Semakin meningkatnya kebutuhan followers dan likes, meningkat pula jasa auto likes. Selain itu, demi mendapatkan jumlah followers dan likes yang banyak, banyak pula yang menggunakan jasa pembelian followers atau menggunakan bots yang biasanya terdiri atas akun palsu. Jika ingin menggunakan Instagram secara efisien, Anda tentu menginginkan followers yang menyukai niche Anda sehingga mereka dapat menjadi pengikut setia brand Anda

Lalu bagaimana cara yang baik untuk menaikkan jumlah followers dan like di Instagram?

1. Sinkronisasi Instagram dengan Sosial Media Lainnya

Ini mungkin merupakan cara paling mudah karena banyak para pengguna Instagram juga telah lebih dulu menggunakan media sosial lainnya. Ada kemungkinan jumlah pengikut Anda di media sosial lain sudah cukup banyak sehingga kesempatan untuk mempromosikan akun Instagram dan mendapatkan followers lebih besar.


Cara ini digunakan oleh salah satu maskapai terbesar di Indonesia, Garuda Indonesia. Garuda memberikan informasi mengenai akun media sosial mereka lainnya seperti Twitter yang telah lebih dulu dikenal dengan jumlah followers lebih dari 3 juta.


Keuntungan lainnya dari sinkronisasi media sosial ini adalah berkurangnya beban untuk memasang post di masing-masing media. Pengguna media sosial lain bisa mengunjungi akun Instagram Anda dengan lebih mudah sehingga bisa meningkatkan traffic akun dan juga mendapatkan followers dan likes yang lebih banyak.

2. Buat Profil yang Mudah di Cari

Jika ada pengguna yang ingin mengetahui tentang Anda dan/atau produk Anda tentu akan tertolong jika Anda menyertakan biografi yang jelas. Anda juga bisa memberi tautan ke situs atau media sosial lainnya yang Anda miliki di bagian biografi.


Anda bisa membuat profil yang lucu, unik, menarik yang dapat membantu pengguna mengetahui siapa Anda. Gunakan foto diri sendiri atau logo perusahaan dan buat deskripsi semenarik mungkin. Pengguna akan melihat profil Anda lalu melihat-lihat foto dan bahkan bisa mengunjungi situs Anda.

3. Gunakan Hashtag yang Sesuai

Penggunaan fitur tanda pagar (#) atau hashtag yang dipopulerkan oleh media sosial Twitter bisa menjadi salah satu senjata andalan Anda dalam meningkatkan jumlah followers dan likes.


Instagram memiliki fitur pencarian hashtag yang dapat memudahkan Anda melakukan pencarian hashtag yang populer dan sesuai dengan bisnis atau niche Instagram Anda. Dengan menggunakan hashtag ini akan membantu kiriman Anda dilihat oleh pengguna yang belum mengikuti akun Anda namun sedang mencari foto yang berkaitan dengan bisnis atau industri Anda.


Selain menggunakan hashtag populer, Anda juga bisa membuat hashtag sendiri yang memotivasi pengguna untuk membagikan foto yang berkaitan dengan brand milik Anda. Contohnya seperti hashtag #adaaqua yang digencarkan oleh perusahaan air minum kemasan ternama di Indonesia, Aqua.



Namun membuat hashtag sendiri ini harus dilakukan dengan hati-hati. Buat hashtag yang jelas, mudah dimengerti, dan berkaitan dengan bisnis Anda. Jangan gunakan singkatan yang tidak semua orang mengerti dan gunakan kalimat singkat dan padat.


Penggunaan hashtag sebagai fitur promosi ini membuat beredarnya hashtag seperti #FF (Follow Friday), #instafollow, #followback dan lainnya. Menggunakan hashtag ini memang memungkinkan Anda untuk mendapatkan followers dan likes namun biasanya penggunanya tidak tertarik dengan brand Anda dan hanya tertarik untuk di follow kembali. Lebih baik berkreasi sendiri dengan hashtag yang sesuai dengan foto, produk, atau bisnis Anda.

4. Pasang Foto Secara Konsisten dan di Waktu yang Tepat

Foto yang ingin Anda pasang sudah sangat baik melalui hasil editan berkali-kali dan sesuai dengan keinginan. Namun Anda memasangnya dini hari atau disaat banyak pengguna tidak sedang online. Ini secara signifikan mengurangi kesempatan Anda untuk mendapatkan followers baru melalui foto yang baru Anda pasang. Biasanya, orang cenderung mengakses media sosial nya pada jam istirahat atau jam bebas kerja.


Selain itu, kesalahan lainnya adalah Anda tidak memiliki pola waktu dalam mengunggah foto di Instagram. Berdasarkan analisa dari Tailwind, dengan mengunggah foto setiap hari, Anda dapat meningkatkan jumlah followers empat kali lebih cepat dibandingkan dengan hanya mengunggah seminggu sekali.


Ada baiknya Anda mulai menyusun strategi kapan saat yang tepat untuk upload foto dan mengatur jadwal pemasangan foto tersebut. Anda bisa mempelajari kebiasaan followers Anda dan menyesuaikan dengan jadwal online mereka. Jika followers Anda kebanyakannya adalah pekerja, Anda bisa mengatur jadwal upload saat makan siang.


Untuk membantu Anda menyusun strategi, Anda bisa menguji dengan memasang foto di waktu yang berbeda setiap harinya. Dari sana Anda dapat melihat foto mana yang paling banyak menerima komentar, likes, atau meningkatkan jumlah followers.

5. Buat Instagram Anda Menarik Secara Visual

Instagram sendiri merupakan aplikasi yang didesain untuk menarik perhatian secara visual. Tentunya pengguna harus pintar menentukan gaya visual yang mampu menarik perhatian dan bisa menjadi salah satu tanda pengenal Anda.


Selain produk, Anda bisa mengambil gambar yang bisa menyentuh emosi seperti matahari tenggelam, genggaman tangan yang erat, foto anak kecil tersenyum, atau foto lainnya. Foto-foto ini bisa Anda beri caption motivasi, pertanyaan sehari-hari, atau dikaitkan dengan bisnis Anda.


Penggunaan filter yang konsisten, atau penggunaan tema warna foto seperti hitam dan putih, beige, atau penuh warna juga bisa menjadi ciri khas yang membuat akun Anda mudah diingat.

6. Bekerja Sama dengan Influencer atau Brand Lain

Dikenal dengan istilah endorsement, sistem promosi ini dinilai cukup signifikan dalam meningkatkan jumlah followers dan likes. Anda bisa meminta influencer seperti selebritis baik yang terkenal melalui film, lagu, dan lainnya maupun selebritis di Instagram atau yang biasa disebut “selebgram”.


Influencer ini bisa menampilkan foto mereka dengan produk Anda di akun mereka yang tentunya akan menjadi sarana promosi kepada followers mereka. Selain itu, Anda juga bisa meminta mereka untuk mengambil alih akun Anda untuk sedikit mengubah rutinitas Instagram Anda agar followers tidak bosan. Pastikan influencer memberitahu followers mereka menjelang takeover bahwa mereka akan menggunakan akun Anda. Ini akan membuat followers Anda mengetahui mengenai akun Anda dan meningkatkan jumlah followers dan likes.


Selain dengan selebritis atau influencer, Anda juga bisa bekerja sama dengan brand lain yang bukan rival bisnis Anda yang dapat membantu menaikkan jumlah followers dalam target pasar. Untuk lebih meningkatkan promosi, adakan giveaway dengan hadiah paket yang berisi produk dari kedua brand. Dengan promosi ini, followers brand yang bekerja sama dengan Anda akan lebih mengetahui mengenai produk yang Anda tawarkan dan juga brand Anda.

- Fahmi Amir

Heboh! Warganet Pamer PS5 Meski Belum Masuk ke Indonesia, Begini Triknya

Di media sosial Instagram, warganet dihebohkan dengan sejumlah unggahan foto yang memperlihatkan playstation termukahir yaitu PS5.

Meski terlihat seolah-olah asli, ternyata foto PS5 yang menghebohkan publik tersebut hanyalah sebuah filter yang digarap oleh salah satu pengguna Instagram.

Berdasarkan penelusuran di sejumlah Instagram Stories warganet, di tanah air yang menggunakan filter PS5, ternyata filter ini memanfaatkan rekayasa dari teknologi augmented reality.


Akun IG pembuat filter PS5 ini diketahui bernama @Aroneverything.


Berikut ini adalah cara membuat filter Instagram Stories PS5 demi konten di media sosial:


Pertama, kita bisa memanfaatkan unggahan teman di Instagram Stories miliknya yang menggunakan filter PS5.

Dari stories itu, kita tinggal klik nama filter di bagian sudut kiri atas, dekat dengan foto profil si pengunggah.


Pada bagian itulah, tertera nama filter yakni ‘PS5 Box’.



Jadi saat di klik, maka akan muncul sebuah informasi terkait dengan filter ini dan tinggal pilih ‘Try it’ atau ‘Coba’.


Kedua, kita bisa mencari filter PS5 secara manual dengan menulusuri fitur ‘Browse Effect’ atau ‘Telusuri Efek’.

Caranya adalah masuk ke fitur stories Instagram, lalu geser pilihan filter ke arah paling kanan hingga menemukan sebuah ikon bergambar kaca pembesar.


Ikon tersebut merupakan ‘Browse Effect’ atau ‘Telusuri Efek’.

Ketuk ikon tersebut, kemudian tinggal ketik PS5 Box di bagian atas. Nantinya, akan muncul efek tersebut yang tinggal diklik dan kita dapat dengan bebas menggunakannya.



Sekadar informasi, fitur yang menampilkan kardus PS5 ini bisa digeser sesuai dengan posisi yang diinginkan.


Selain itu, kita juga bisa memperbesar dan memperkecil ukuran dari box PS5 tersebut. Selamat mencoba.

- Fahmi Amir

5 Filter Instagram Story Aesthetic Bikin Story Kamu Makin Kece

Berbagai fitur ini semakin beragam usai Instagram memberi kesempatan pada pengguna aplikasi ini untuk berkreasi dengan filter buatannya sendiri.

Selain hadir dengan berbagai fitur yang mengubah tampilan wajah, beberapa filter Instagram juga dilengkapi dengan warna-warna aesthetic yang membuat tampilan Insta Story lebih menarik.

Cara penggunaannya juga sangat mudah, kamu hanya perlu masuk ke laman Instagram para pembuat filter ini, dan langsung menambahkan filter tersebut ke Insta Story kamu.

Berikut rekomendasi 5 filter Instagram Story untuk kamu.

1. Lalasa by @dorippu

2. Smooth by @viaazulviani

3. Seminyak by @eatandtreats

4. Peachy by @fahmiamir

5. Disposable by @gezsang

Nah, itulah 5 rekomendasi filter instgram story dari saya. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

- Fahmi Amir



MUDAH! CARA MEMBUAT FILTER INSTAGRAM SENDIRI

 

Tutorial Singkat Cara Membuat Filter Instagram Stories Menggunakan Spark AR Studio

Tutorial Singkat Cara Membuat Filter Instagram Stories Menggunakan Spark AR Studio

Instagram stories memang menjadi magnet tersendiri untuk pengguna Instagram. Fitur video stories 15 detik ini yang diluncurkan Instagram sejak Agustus 2016 ini kian tahun semakin dibanjiri dengan fitur yang membuat penggunanya makin betah. Belakangan Facebook sebagai perusahaan induk mengizinkan penggunanya untuk berkreasi dengan membuat filter Instagram Stories dengan Augmented Reality (AR) menggunakan alat bernama Spark AR Studio. Pada tutorial kali ini akan saya bagikan cara membuat filter Instagram stories sendiri menggunakan Spark AR Studio.

1. Download Spark AR Studio

Hal pertama yang harus kamu lakukan jika ingin membuat filter Instagram stories sendiri adalah dengan mendownload aplikasi Spark AR Studio di situs resminya di sini. tersedia dua pilihan OS ada Windows dan MacOS. download dan instal sesuai dengan sistem operasi perangkat yang kamu gunakan.

Setelah aplikasi terinstal, langkah selanjutnya membuat filter. Tetapi sebelum itu, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan agar kamu bisa membuat filter dengan langkah-langkah ini. Pertama, login ke aplikasi Spark AR Studio dengan akun Facebook yang telah terhubung dengan akun Instagram di ponsel.

2. Siapkan Objek & Nyalakan Fitur Face Tracker

Langkah kedua, kamu perlu menyiapkan objek berupa gambar motif atau topeng tanpa latar belakang (seperti stiker), dengan format PNG atau jenis lain yang mendukung gambar tanpa latar belakang.

Setelah memenuhi dua hal tersebut, kamu selanjutnya bisa membuka aplikasi Spark AR Studio di PC atau laptop. Untuk memulai proyek klik tombol Create Project.

Selanjutnya klik Insert, dan kamu akan menemukan obyek baru bernama faceTracker0 di bagian Scene. Klik kanan pada obyek baru tersebut, lalu pilih Add, dan pilih Face Mesh untuk menambahkan model 3D yang akan merespons ekspresi wajah yang dilacak oleh Face Tracker.

3. Tambahkan ke FaceMesh & Cari Menu Material

Langkah selanjutnya, kamu bisa menambahkan material berupa gambar berformat PNG yang sudah kamu persiapkan pada langkah sebelumnya. Kemudian tambahkan gambar tersebut ke dalam Face Mesh. Caranya, klik pada bagian faceMesh0 yang muncul pada bagian Scene, lalu beralihlah ke bagian Inspector.

Pada bagian tersebut, cari menu Material, lalu klik tombol plus (+) yang ada di sebelahnya. Secara otomatis, akan muncul aset bernama material0 di bagian Assets yang terletak di bagian bawah Scene.

4. Pilih Face Paint di Shader Type & Klik Choose File di Texture

Kemudian ubah Shader Type pada bagian Inspector-nya menjadi Face Paint, dengan mengklik menu dropdown di sebelahnya. selanjutnya klik tombol Choose File yang ada di samping menu Texture, dan memilih gambar yang sudah disiapkan.

Jika tidak tampil seperti gambar yang diinginkan maka kamu bisa mengarahkannya ke folder yang sesuai menggunakan File Explorer yang muncul.

5. Export ke Instagram di Device Anda

Langkah terakhir, simpan proyek tersebut dengan nama yang kamu inginkan. Untuk mencobanya, kamu bisa klik tombol Send alu memilih Send to App.

Setelah itu, klik tombol Send pada bagian Instagram Camera dan tunggu hingga prosesnya selesai. Jika berhasil, akan muncul notifikasi pada akun Instagram di ponsel , klik notifikasi yang muncul untuk membuka filter yang berhasil kamu buat, lalu gunakan filter tersebut untuk membuat Stories seperti biasanya.

Keunggulan dari aplikasi Spark AR Studio ini adalah kamu bisa menguplodnya ke Spark AR Hub untuk menerbitkannya di Instagram. Jika efek baru yang kamu buat memenuhi syarat, semua pengguna Instagram akan bisa mencicipinya.

- Fahmi Amir